Jumat, 29 April 2011
Ning Nang Ning Gong Suara dari Indonesia
Ning nang ning gong... Bunyi alat musik tradisional asli Indonesia ini terdengar santun dan damai di telinga pendengarnya. Dialah gamelan, kelompok alat musik yang terdiri dari kendang, gong, kenong, demung, saron, kempul dan slenthem. Benar-benar aneh namanya di telinga kita namun perpaduan suara yang dihasilkan sungguh memukau.
Gamelan adalah alat musik tradisional yang berasal dari pulau Jawa. Biasanya dimainkan ketika ada kegiatan atau upacara adat di pulau Jawa. Seiring dengan perkembangannya, gamelan dimainkan bersama penyanyi Jawa yang bersuara khas dan melengking, meliak-liuk, sebuatan penyanyi itu adalah sinden.
Bukan hanya masyarakat pulau Jawa saja yang mengenal alat musik ini, seluruh Indonesia telah mengenalnya. Dunia pun ikut mengakui keindahan gamelan.
Rambu Solo
Kematian yang biasanya identik dengan perenungan, kesedihan dan bukan keramaian, berbanding terbalik dengan keadaan kematian di Suku Toraja. Rambu Solo adalah nama upacara kematiannya. Meriah, menyatu dengan alam, dan yang pasti memerlukan biaya yang besar.
Rambu Solo` adalah ritual yang sangat panjang dan melelahkan. Sebab kematian bukanlah akhir dari segala risalah hidup. Maka, suatu kewajiban bagi keluarga untuk merayakan pesta terakhir sebagai bentuk penghormatan kepada arwah yang akan menuju ke alam puya atau alam baka.
Magetan juga Punya Budaya
Magetan yang termasuk kota kecil di Indonesia juga memiliki aset budaya yang selalu di jaga kelestariannya. Salah satu budaya itu adalah Larung Sesaji yang dilakukan warga Magetan setiap bulan jawa yakni Ruwah atau lebih tepatnya menjelang bulan Ramadan.
Prosesi larung sesaji diawali dengan kegiatan kirab Tumpeng Gono Bahu dari Kelurahan Sarangan menuju pinggir Telaga Sarangan. Kemudian disusul dengan iring-iringan kirab diawali dengan pasukan berkuda, lalu barisan putra dan putri asali daerah Magetan, kemudian Tumpeng Gono Bahu, dan diakhiri dengan tokoh prajurit.
Inti acaranya adalah melarungkan tumpeng yang bernama Goho Bahu setinggi 2,5 meter di telaga Sarangan sebagai wujud rasa syukur masyarakat Sarangan atas kehidupan dan rahmat yang diberika Tuhan yang Maha Esa. Masyarakat sekitar percaya bahwa dengan dilakukannya ritual ini dapat menolak bala.
Dunia telah Mengakui Keindahan Tari Saman
Tari Saman merupakan salah satu dari begitu banyaknya budaya Indonesia yang sangat indah dan pantas bila dunia mengakuinya. Bukan hanya keindahannya, namun kekompakan serta cerita yang dibawakannya membuat orang yang melihatnya merasa terpukau.
Butuh latihan keras untuk dapat menampilkan tari Saman secara maksimal. Selain itu, latihan yang intensif juga membantu agar penari terhindar dari cedera karena benturan antar sesama penari.
Dari usaha dan ketelatenan yang diciptakan, tari Saman semakin membuat penikmatnya tercenga dan bertepuk tangan, hingga mancanegara pun mengakuinya. Sebagai bukti, tarian tradisional asal Aceh itu mendapat perhatian dari Badan PBB untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya (UNESCO) guna diakui sebagai warisan budaya dunia pada 19 November 2011 di Intangible Heritage Bali.
Pedang Indonesia
Aset Indonesia yang patut dikenal dunia salah satunya adalah keris. Senjata tradisional ini telah ada sejak abad ke-9 dan tersebar tersebar di berbagai wilayah Nusantara seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, Lombok, dan Sulawesi. Bentuk keris awalnya hanya berbentuk bulat biasa. Seiring perkembangan, keris mengalami metamorfosa menjadi berbilah lurus panjang dan berbilah kelok (selalu berbilang ganjil). Mendengar kata keris mungkin pikiran Anda langsung tertuju pada kisah pembuat keris Mpu Gandring dalam kisah Ken Arok dan Ken Dedes. Itulah sebabnya keris dipercaya memiliki kekuatan supranatural.
Adalah Haryono Haryoguritno, seorang pencinta seni dan budaya, yang memperjuangkan keris sebagai warisan dunia. Lebih dari separuh usianya didedikasikan dengan melakukan penelitian terhadap warisan ini. “Keris merupakan ekspresi seni yang penuh falsafah, simbol, dan nilai,” ujarnya. Hingga akhirnya pada 2005, UNESCO mengakui keris sebagai warisan dunia atau tepatnya “A Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity”. Indonesia adalah satu dari tiga negara selain Jepang dan India yang memiliki dua mata budaya yang diakui UNESCO.
Langganan:
Postingan (Atom)
WELCOME
JENDELA BUDAYA
Kenali budaya kita, karena "bermacam budaya ada di Indonesia" !
About Me
- Pencari Budaya
- Kami lah pencari budaya. Kami lah pengamat budaya. Kami lah penikmat budaya. Kami lah pengritik budaya. Karena kami adalah warga asli Indonesia. Setiap insan berhak beropini, maka kami tuangkan segala inspirasi budaya kami dalam blog ini. Karena Indonesia kaya, kaya, dan sangat kaya akan budaya pribumi
Labels
Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani
Jam berapa sekarang?
The Best of Indonesia?
by : BTF
Diberdayakan oleh Blogger.

